Yang terburuk bisa jadi yang terhebat

Leave a Comment
Di Indonesia banyak sekali orang pintar.
Di Indonesia banyak sekali orang berprestasi.

Kenapa mereka bisa pintar dan berprestasi? Karena mereka belajar dan menekuni keahlian mereka masing-masing.

Tapi terkadang saya masih bingung dengan beberapa orang di Indonesia (khususnya orang tua) jika melihat nilai Matematika atau Fisika anaknya jelek maka anaknya di marahi. Ada apa dengan Matematika? Kenapa ada beberapa orang yang tidak bisa matematika justru di bilang bodoh? Padahal bisa jago dalam matematika tidak selamanya bisa sukses lho.

Saya termasuk orang yang tidak ahli dalam Matematika. Bahkan saya pernah memoohon sama Allah biar saya diberikan keahlian dalam matematika, diberikan ke-fokus-an ketika belajar matematika. Saya selalu mencoba memahami setiap materi, rumus, bahkan trik menghitung matematika yang diberikan guru. Tapi saya lebih sering tidak mengerti. Saya sulit dalam berhitung rumus-rumus panjang matematika. Saya memang dari SD tidak suka dengan menghitung. Saya lebih suka disuruh berbicara daripada menghitung.

Kadang, saya merasa orang paling bodoh di kelas karena tidak mengerti matematika. Tapi saya percaya sama keahlian saya yang lain. Sukses itu bisa dari berbagai jalan, bakat, dan keahlian asal ditekuni dengan baik. Saya merasa keahlian saya bukan di matematika. Saya orangnya lebih suka praktek daripada duduk diam dikelas mendengarkan guru berbicara tentang ini-itu. Saya anak SMK jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) dan ketika jam produktif (pelajaran khusus yang mengenai langsung dengan jurusan) saya sering kali tidak menangkap apa yang guru saya jelaskan. Saya maunya langsung praktekkan saja apa yang guru saya bicarakan baru saya bisa mengerti.

Saya jadi teringat tentang Albert Einstein, orang yang memiliki riwayat keterlambatan berbicara, bahkan beliau juga mengidap Autisme. Selain itu beliau juga sering lalai dalam pelajaran. Namun siapa sangka Albert kecil menjelma jadi sosok yang luar biasa.

Dari kisah itu bisa diambil kesimpulan, bahwa siapapun bisa meraih kesuksesan dalam berbagai bidang.
Yang terburuk bisa jadi yang terhebat seperti lirik dari sebuah lagu milik Tulus - Gajah.
Yang gak bisa Matematika bisa jadi hebat di PES2015. Mau tanding? Hehe

***

Tiba-tiba jadi baku dan berantakkan bahasa saya diatas. Hmm....
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar